Lakukan Evaluasi Terhadap Kinerja Dosen Selama Pandemi, Sastra Inggris Unpam Gelar Rapat Virtual

Imbas pendemi corona cukup besar bagi semua lini kehidupan, terlebih dunia pendidikan. Semua kegiatan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi di tengah pendemi ini dilaksanakan secara daring.
Namun dengan segenap keterbatasan yang ada, Sastra Inggris UNPAM tetap berupaya sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas, terutama penelitian, pengajaran dan pengabdian kepada masyarakat. Dalam usaha mewujudkan itu, Sastra Inggris Universitas Pamulang gelar rapat dosen guna mengevaluasi pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi di tengah pendemi (17/08/2020).
Rapat ini dimoderatori oleh Setiana Sri Wahyuni Sitepu, S.Pd., M.Pd., dan dibuka oleh Ketua Prodi Sastra Inggris, Tryana S.S., M.A.
Dalam sambutannya, Tryana menyampaikan perlunya dosen untuk meningkatkan kualitas dalam bidang pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Meski di tengah pendemi semua serba terhambat, kata Tryana, para dosen harus tetap berusaha menemukan terobosan-terobosan baru demi kemajuan prodi sastra Inggris. Tak lupa pula, Tryana menyampaikan perlunya dosen membantu hal-hal yang berkenaan dengan adanya persiapan akreditasi mengingat bahwa Sastra Inggris dalam waktu dekat akan menghadapi visitasi. Semua itu dilakukan untuk kepentingan prodi yang keuntungannya juga akan dirasakan oleh semua civitas akademika Sastra Inggris Unpam.
Setelah sambutan dari Ketua Prodi, selanjutnya Fajar Mediyawan, S.Pd., M.Tesol menyampaikan beberapa evaluasi terkait intensitas dosen dalam pelaksanaan pengajaran via daring. Mediyawan yang merupakan lulusan Monash University ini menghimbau agar dosen memperhatikan intensitas pembelajaran e-learning dengan mengisi pembelajaran tiap hari di jadwal yang telah ditentukan. “Dosen Prodi Sastra Inggris diminta untuk lebih kreatif dalam menyiapkan berbagai macam media pembelajaran. Dan usahakan jangan membebani lebih untuk mahasiswa-mahasiswa kita ya bapak-ibu, misalnya dengan pengerjaan tugas yang cepat dan mepet secara waktu,” demikian jelasnya.
Setelah bidang pengajaran dan pendidikan selesai menyampaikan evaluasi selama satu semester, Sukma Septian Nasution, S.Pd., M.Pd., mengemukakan soal kinerja dosen dalam penelitian.
Dalam penyampaiannya, Septian menekankan dua hal; pertama, dosen sastra Inggris diminta untuk melaksanakan penelitian minimal sekali dalam setahun serta mempublikasikan penelitiannya pada jurnal terakreditasi, baik pada tingkat nasional maupun tingkat internasional bereputasi; kedua, publikasi akan memberikan keuntungan bagi dosen yang sedang menghadapi serdos maupun untuk peningkatakn jabatan fungsional dosen.
Setelah bidang Penelitian, rapat evaluasi semester dilanjutkan dengan penyampaian evaluasi dari bidang pengabdian kepada masyarakat. Lisa Suhayati, S.S., M.Pd. menghimbau agar dosen sastra Inggris lebih giat lagi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Yang dimaksud giat di sini ialah kerja sama yang solid di antara anggota tim. Jangan dengan pudarnya kerjasama, akan mengganggu silaturahim antar dosen. Lisa menyampaiakan bahwa inti kegiatan pengabdian ini terletak pada pembagian tugas serta tanggung jawab dan kerja sama di antara dosen-dosen sastra Inggris. Dan yang terpenting, kata Lisa, ialah silaturahim.
Dalam bidang kemahasiswaan, Eka Margianti Sagimin, S.S., M.Pd., menekankan pentingnya pembinaan mahasiswa baik secara moral maupun intelektual. “Dan untuk melakukan ini semua, kita sebagai dosen perlu peran aktif karena kita tidak hanya pengajar namun juga pendidik”, jelas Kandidat Doktor Linguistik Terapan Unika Atma Jaya ini. Dalam bidang alumni, Aisyah al-Baroroh, S.S., M.Pd., menekankan perlunya kerja sama semua pihak untuk melihat daya serap masyarakat terhadap alumni-alumni Sastra Inggris Universitas Pamulang. “Karena itu, Bapak – Ibu diharapkan bantuannya apabila ada informasi mengenai hal-hal yang berkenaan dengan alumni kita di dunia kerja,” demikian ujarnya.
Kordinator Bidang Kerja Sama, Laksmi Ady Kusumorini, S.Pd., M.Pd. menyoroti soal perkembangan kerja sama-kerja sama yang dilakukan oleh Prodi Sastra Inggris. Paling tidak, kata Laksmi, ada enam kerja sama Prodi Sasing yang salah satunya ialah kerja sama luar negeri. “MOA akan dilakukan dalam waktu dekat,” tegasnya. Selain itu, Sastra Inggris juga melakukan kerja sama dengan UIN dan UNTIRTA untuk luaran seminar nasional ke 10 pada 20 Oktober mendatang. “Kerja sama ini dalam proses menuju penandatanganan MOA,” jelasnya.
Dalam bidang Penjaminan Mutu, Sari Fitria, S.S., M.A., menekankan agar kekurangan-kekurangan yang ada di semester sebelumnya, baik dalam bidang penelitian, pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, pelayanan kemahasiswaan, konsolidasi alumni dan kerja sama dapat diperbaiki pada semester ganjil ini. ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan sistem penjaminan mutu internal (spmi) prodi Sastra Inggris. Selain itu, untuk meningkatkan penjaminan mutu, “lebih ditekankan tidak hanya concern pada pengajaran, namun juga luaran penelitian dan PKM yang semuanya itu harus diwujudkan dalam bentuk diseminasi dan publikasi artikel d jurnal,” demikian jelasnya.