Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Identifikasi Benda dan Seseorang di Lingkungan Sekitar

Bogor-Program Pengabdian Masyarakat Universitas Pamulang (UNPAM), melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPMP) UNPAM, Fakultas Bahasa dan Sastra Inggris menyasar Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini, PAUD An-Nur, Desa Cogreg, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Ketua Prodi Bahasa dan Satra Inggris, Tryana, M.A. menjelasakan bahwa sinergitas antara kedua lembaga yang diawali penandatanganan MOU pada pertengahan 2019 lalu antara pihak PAUD AN-NUR dan Universitas Pamulang telah melahirkan program program binaan dalam bidang bahasa dan sastra Ingris untuk siswa siswi anak usia dini ataupun guru guru di lembaga tersebut.
Program-program binaan tersebut biasanya diselenggarakan dengan penyelenggaraan langsung secara tatap muka di PAUD AN-NUR. Akan tetapi dengan adanya program Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari pemerintah dalam upaya menghadapi covid 19, penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat pada semester ini diselenggarakan dalam bentuk pembuatan video pembelajaran terkait peningkatan kecerdasan berbahasa anak usia dini. Salah satu video pembelajaran tersebut bertema ‘Menigkatkan kecerdasan Berbahasa Anak Usia Dini Melalui Metode Identifiasi Benda ataupun Seseorang di Lingkungan Sekitar. Video pembelajaran ini diinisiasi oleh dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang yaitu: Tryana, M.A, Djasminar Anwar M.A., Lida Holida Mahmud, M. A, Mia Perlina, M.Hum dan Iyehzkiel, M. Ed. Proses Pembuatan video pembelajaran memakan waktu sekitar 3 hari, pada tanggal 7 s.d 9 April 202, ini dari mulai konsep, pengambilan gambar dan proses editing Video pembelajaran ini kemudian diberikan kepada PAUD An-Nur untuk digunakan dalam menunjang pembelajaran pendidikan anak usia dini khususnya dalam perkembangan kecerdasan berbahasa anak usia dini.

Program Pengabdian Mayarakat Bentuk Tanggung Jawab Sosial Civitas Akademika

Salah satu dosen penggagas yang sekaligus Ketua Prodi Sastra Inggris Tryana, M.A. mengatakan bahwa Pengabdian Masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab sosial para Civitas Akademika.
“Program pengabdian masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab sosial civitas akademika terhadap masyarakat sekaligus wadah pengamalan ilmu dan pengetahuan yang didapat dalam bidang akademik yang langsung diterapakan kepada masyarakat.”
Lebih lanjut Tryana menjelaskan bahwa pendekatan dalam video pembelajaran ini yaitu bermain, bernyanyi sambil belajar bukan hanya memberikan rasa senang dan nyaman kepada siswa tetapi juga secara sadar mendorong siswa usia dini lebih berani berbicara dengan gaya dan naluri alamiahnya sebagai seorang anak dalam mengorganisir pesan yang disampaikan kepada guru dan teman-temannya dan tentunya dengan kosakata seorang anak yang masih sederhana.
“Program video pembelajaran meningkatkan kemampuan berbicara siswa anak usia dini melaui identifikasi benda dan seseorang dilingkungan sekitar dipilih berdasarkan kebutuhan lembaga PAUD itu sendiri dimana pendekatan bermain sambil belajar dapat menumbuhkan rasa nyaman dan percaya diri pada siswa usia dini untuk mengungkapkan pengalaman dan pengamatan mereka dalam bentuk verbal atau berbicara langsung secara alamiah menggunakan kosakata mereka yang masih sederhana terkait benda benda dan seseorang yang ada dilingkungan sekitar mereka”.
Lebih lanjut Tryana menjelaskan bahwa program pengabdian masyarakat di PAUD AN-NUR merupakan program berkelanjutan.
“Program PKM di PAUD AN-NUR ini merupakan program berkelanjutan…jadi kami tidak terhenti sampai disini melainkan masih banyak program program lainnya yang akan diterapkan di lembaga PAUD ini yang pelaksanaannya akan dilakukan setiap bulan dengan program yang berbeda”.

 

Antusias Guru dan Orangtua
Kepala Sekolah PAUD An-Nur, Nuraidah, S.Pd.I mengatakan bahwa PAUD AN-NUR lahir dari kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak usia dini. “pada awalnya PAUD ini merupakan Taman Pendidikan Al-Quran dengan nama TPA Uswatun hasanah dibawah naungan organisasi pendidikan Persatuan Islam (PERSIS). Tujuan didirikannya TPA tersebut pada mulanya adalah membantu para orangtua terkait pendidikan agama untuk putra putrinya. Seiring dengan tumbuhnya kesadaran orang tua akan pendidikan anak usia dini dan belum adanya lembaga pendidikan anak usia dini di desa kami, maka banyak permintaaan dari wali murid kepada PERSIS untuk mendirikan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini agar putra putri mereka tidak hanya belajar agama tetapi belajar secara umum. Akhirnya  pada tahun 2012,  TPA Uswatun Hasanah berkembang menjadi PAUD Annur” .

Secara khusus Nuridah menuturkan “Masa Usia Dini adalah masa golden age atau masa keemasan dimana masa explorasi terhadap suatu lingkungan sekitar dan tumbuhnya  rasa keingintahuan yang sangat besar terhadap sesuatu yang dilihat, didengar dan dirasakan. Untuk mengoptimalkan kecerdasan golden age ini memang dibutuhkan stimulus-stimulus yang membangun dari orang dewasa disekitarnya, termasuk stimulus berbahasa. Karena kecerdasan berbahasa merupakan asfek yang penting dalam perkembangan anak usia dini. Untuk menunjang ketercapaian kecerdasan golden age ini tentunya kerjasama – kerjasama dengan lembaga terkait seperti dengan PKM UNPAM dalam bidang bahasa betul betul sangat bermanfaat dan membantu kami guru guru dalam mengeksplorasi metoda metoda pengajaran yang menyenangkan bagi anak usia dini khususnya dalam meningkatakan kecerdasan berbahasa sebagai bagian dari pembentukan kecerdasan kognitif anak ”.

 

Salah satu orangtua siswa Maryam ketika dihubungi secara online menyatakan bahwa mereka sebagai orangtua sangat senang dan antusias akan kerjasama lembaga PAUD tempat anaknya belajar dengan program program pengabdian masyarakat UNPAM, khusunya melalui video pembelajaran terkait upaya peningkatan kecerdasan berbahasa anak. Beliau breharap program PKM ini terus dilakukan secara berkelanjutan.
“ kami merasa Senang sekali dengan adanya kerjasama antara paud tempat anak kami belajar dengan pengabdian UNPAM ini khusunya tentang video pembelajaran terkait peningkatan kecakapan berbahasa anak. Karena video pembelajaran ini bukan hanya diterapkan oleh ibu guru PAUD kepada anak kami tetapi kami sebagai oangtua pun diijinkan menshare video tersebut, sehingga dirumah kami sebagai orangtua bisa mempelajari dan mengadaptasi bagaimana caranya mendampingi anak dirumah ketika bermain sambil menyelipkan pembelajaran. Selama ini kan kami kalau mendampingi anak anak usia dini kami ya sama saja caranya seperti biasa tidak melihat umur…monoton langsung aja belajar…menulis ya langsung suruh anak menulis….berhitung ya langsung berhitung……. Dengan video pembelajaran ini kami jadi mengerti bahwa prinsip belajar anak usia dini dibalik… bukan belajar sambil bermain tetapi bermain sambil belaja…..kamipun jadi tau kalau kecakapan berbicara anak merupakan awal pembetukan cara berpikir mereka… dan sumber belajar anak pun ternyata bisa dimulai dari hal hal terkecil yang anak amati di sekililing mereka. Oleh karena itu, saya mewakili orangtua siswa PAUD AN-NUR berharap kerjasama anatara PAUD AN-NUR dan program pengabdian masyarakat Universitas Pamulang bisa terus dilakukan secara berkelanjutan. ”